Tuesday, April 19, 2005

Padi, Lebih Optimis Dengan Album Self-Titled

Padi kembali, mengusung thema optimisme dari album self-titled mereka yang ke empat yang rencananya bakal beredar awal Mei ini.

Album sesuatu yang tertunda memang sudah liris sejak 4 tahun lalu, tapi lagi-lagi Padi akan menelurkan album “yang tertunda”. Setelah sebelumnya dijadwalkan keluar bulan Januari lalu tapi ternyata belum dirilis juga.

Baru awal Mei ini Padi siap meluncurkan album keempatnya, yang berkonsep “Bright Album”. Maksudnya? Dari album yang sedianya bernuansa nasionalisme ini berubah konsep menjadi album “Sukacita”, dimana Padi mencoba menawarkan kecerahan, kebahagiaan dan optimisme mereka.

Bukan Padi namanya kalau nggak bisa mengaduk-aduk emosi Sobatnya. Single pertama Padi “Menanti Sebuah Jawaban”, boleh dibilang “ padi banget”. Optimisme lewat lirik yang ditulis dibawakan dengan bersahaja oleh anak-anak Padi. Bukan optimisme yang meledak-ledak, tapi lebih yang bersahaja. Dengar saja musiknya yang easy listening plus suara khas Fadly, menghanyutkan, menggetarkan sekaligus menguatkan.

Sekali mendayung satu tiga pulau terlampaui, sekali ngeluarin album, dua proyek tertangani. Rupanya, single Menanti Sebuah Jawaban juga terpilih sebagai theme song film “Ungu Violet”. Bukan cuma itu, Film yang dibintangi Dian Sastro ini, seluruh scoring musiknya ditangani sang gitaris, Piyu. Duh kebayang deh, film Dian Sastro bercita rasa Padi.

Sedikit bocoran, selain single Menanti Sebuah Jawaban tadi, Padi juga punya jagoan lagi seperti lagu Intro, Elok dan Save My Soul. Jadi Sobat, don’t ever miss this album.

Indra Bekti Main Film Serius

Selama ini kita mengenal sosok Indra bekti sebagai salah satu presenter cowok yang ceriwis. Catatan kariernya-pun beragam, mulai dari model, bintang iklan, presenter sampai pemain film. Dan setelah terlibat dalam film komedi “Cinta 24 Karat”, Indra membidik “Bad Walvs”, sebuah film action produksi Broadcast Design.

Didunia perfilman, nama Indra Bekti bukan nama baru, walau tidak catchy seperti Nicholas Saputra. Udah 3 film yang pernah ia bintangi, yaitu “4 Sehat 5 Sempurna”, “Cinta 24 Karat” dan satu lagi “Biarkan Bintang Menari”. Dan proyek film terbarunya, jangan harap kita melihat Indra cengengesan.

Bad Walvs, film terbarunya ini bergenre action, dimana ia menjadi pemain utama bersama Fathir Muchtar. “Aku emang pengen ngebawain peran yang serius, penuh emosi dan antagonis ,“ ujar Indra ketika dihubungi KG. Namun Indra tak berkomentar panjang tentang filmnya ini.

Mantan personil FBI ini emang enggak bisa diam. Kegiatan sehari-harinya aja seabrek mulai dari Siaran di Hard Rock FM, syuting Ceriwis, LA Lights enjoy dan Sunday Fever, belum lagi lagi side job ngemsi di berbagai tempat. Lantaran kesibukannya itu bikin Indra jadi lupa dengan proyek Album solonya. “Iya nih aku baru bikin Demo, doain aja dalam waktu dekat ini bisa segera proses,” ujar Indra.

Selain itu Indra juga kepengen punya acara Variety Show sendiri. “Pasti aku bawain dengan gayaku sendiri, segila mungkin tapi punya bobot,” jelas Indra. Cuma sayang belum ada produser yang nawarin. Mungkin masih pada suka lihat Indra sama Te’Ndi kali ya. ( Yo!)

Surya Saputra Memulai Hidupnya Dari Nol

Sejak menyandang status duren alias duda keren, ada yang berubah dari diri Surya Saputra. Ia kini tengah membangun kembali kehidupan barunya dari nol.

Mantan suami Dewi Sandra ini tak mau bicara banyak mengenai statusnya sekarang. Yang ada pada dirinya adalah fokus ke masalah pekerjaan. Soal cewek pendamping hidupnya Surya tak mau bicara banyak. Kegagalan dalam membangun rumah tangga menjadi pertimbangan Surya ke depan.

“Masalah itu gue belum bisa ngomong dulu, bukanya gue trauma. Gue tetap pengen punya anak, pengen bahagia dengan kehidupan gue bahkan sampai nenek kakek. Cuma sekarang gue harus membangun itu kembali dari nol,” tutur Surya yang ditemui di Plaza EX, Senin sore kemarin (18/4).

Untuk membangun semua itu, Surya mengaku memulainya dari dalam dirinya dulu. Sambil jalan, Surya mengisi hidupnya dengan kesibukannya di lokasi syuting. “Gue sangat seneng sekarang banyak film Indonesia yang diproduksi jadi ada pekerjaan buat mengisi hidup gue,” papar Surya.

Lalu bagaimana hubungannya dengan Dewi Sandra sekarang? Masih tersimpan kah rasa sayang pada penyanyi R&B ini? “Sayang sebagai teman saja,” sahut Surya.

Ada Waria Di Album Baru Project Pop



Setelah sukses mengumandangkan “Dangdut Is The Music Of My Country“, Project Pop bakal mengumandangkan “Jangan Gangu “ yang bercerita tentang kaum Waria. Lagu ini menjadi single pertama yang akan dilepas grup parody asal Bandung dari album ke 4 mereka.

Dengan beat musik yang asyik plus lirik yang agak controversial, Project Pop akan mengajak penggemarnya untuk tidak menganggu para Waria. “Mereka ( Waria) juga manusia, mereka ada, ya udahlah jangan di ganggu “ terang Hendri, manager Project Pop, tentang isi lagu itu saat dihubungi KG.

Namun meski begitu, kadar controversial Project pop pastinya bisa dimengerti. Dan untuk pengerjaan video klipnya sendiri, alumnus Universitas Parahayangan ini mempercayakan pada Sim, Sutradara muda berbakat yang juga ngerjain V-klipnya Seriues dan Minoru.

Selain Yossy si pencipta “Jangan Ganggu”, anak-anak Project Pop lain, Tika, Udjo, Gugum dan Odi (minus Oon) ini udah siap menyumbang satu lagu. Ada Odie dengan lagu berjudul Pahlawan, Udjo - Cintaku Berat Di Ongkos, dan Tika yang memparodikan hits single Gloria Gaynor, I will Not Survive dan beberapa judul lain yang , “Ada deh…”.

Rencananya album ini akan dirilis pada bulan Juni nanti, namun single mereka sendiri udah mulai dapat dinikmati di Radio sekitar pertengahan Mei. “Sampai saat ini sih mereka masih mixing, mastering, ya dalam proses penyempurnaan lah “ ujar Hendri lagi.

Kalau dulu mereka asyik bergoyang dangdut, sekarang Project Pop akan lebih nge-swing, nge-Jazz. Wah kayaknya Indonesia lagi kena deman Jazz nih. Selain sibuk bermusik, anak-anak Project Pop juga dikenal memiliki banyak Side Job, diantaranya ngemsi dan main film.

Akting Udjo bisa kita lihat di film “Mengejar Matahari”, sedangkan Tika-Yossy-Udjo pernah Bantu-bantu di film “HomeLand”. Nah sekalian pengen reunian, Project Pop bersaudara saat ini sedang menggagas ide untuk membuat sebuah film 2 jaman, Sejak jaman Izur dkk sampai era Tika cs. Duh pasti seru ya kalo jadi. ( Yo!)

Debut Single Coldplay Dirilis



Setelah vakum selama tiga tahun, akhirnya Coldplay kembali muncul. Bermodalkan "Speed of Sound" sebagai single perdananya, lagu tersebut mulai rilis diseluruh dunia pada 18 April melalui Radio1.

Menyusul penampilan pertama, single itu bisa didengarkan melalui Coldplayer. Peralatan baru yang dapat diakses lewat situs Coldplay.com untuk memberikan pada angota mengakses secara langsung dari band dan tentu saja album terbarunya "X&Y."

Seiring dengan audio dan video eksklusif X&Y, Coldplayer baru juga memberikan akses ke belakang panggung saat band syuting, ditambah lagi dengan sebuah diari tanggal pertunjukkan untuk anggota Coldplay.com. Sayang, pastinya hanya tersedia di Inggris maupun AS.

Peralatan baru itu tersedia dalam dua versi. Yang pertama berdasarkan web-based, sehingga bisa diakses secara online, dan yang kedua Coldplayer desktop, yang baru akan tersedia.

Penasaran denger lagunya? Tunggu aja tayangnya...

Album Penghormatan Titiek Puspa Rilis Juni Nanti

Setelah beredar album "Tribute To Ian Antono" dan "Salute To Koesplus," kini giliran aktris senior Indonesia yang mendapatkan kehormatan. Tak lain dan tak bukan adalah penghormatan untuk Titiek Puspa lewat "From Us To Titik Puspa."

Dipastikan, lewat bendera Musica Studio sederet musisi kondang, mulai dari Iwan Fals sampai Peterpan turut andil. Lihat saja, untuk single perdananya, terpilih lagu Marilah Kemari, yang diramaikan oleh Rossa, Ungu, Peterpan, ProjectPop, Serieus, Iwan fals dan lainnya.

Sementara lagu-lagu yang sempat di populerkan oleh Tante Titiek dilantunkan oleh masing-masing musisi. Sebut saja Bing, dibawakan David dan Emil Naïf, Apanya Dong oleh Seriues, Kupu-kupu Malam - Peterpan, Selamat Tidur Sayang dibawakan Iwan Fals, Hidupku Untuk Cinta - Chrisye, Dansa Yo Dansa – Kahitna, Bimbi - Ungu, Cinta oleh Rossa, dan Jatuh Cinta yang dinyanyikan Project Pop.

Dari 10 lagu yang dikumpulkan, pastinya memiliki aransemen yang berbeda. Kendati begitu, kabarnya album ini masih dalam tahap penyelesaian dan baru akan dirilis pada bulan Juni nanti.

Malam Nanti Konser Maksim Digelar


Bertajuk "Modern Classic - The Tour," malam nanti (19/4), konser pianis asal Kroasia Maksim bakal digelar. Sekedar mengingatkan, konser itu juga mendapat dukungan dari Twilite Orchestra pimpinan Addie MS.
Kendati sempat mendapat kendala lantaran area Senayan bakal dijaga super ketat menjelang Konferensi Tingkat Tinggi Asia Aftika (KTT) pada 22-24 April mendatang, namun konser Maksim masih bisa dilangsungkan di Tennis Indoor setelah mendapat keringanan.

Lain halnya dengan konser artis hip-hop Ja Rule, "Ja Rule Live in Concert" pada lusa, 21 April. Konser ini mengalami perubahan lokasi di ruang Manhattan, Hotel Borobudur.

Kembali ke konser Maksim. Didukung 60 personil Twilite Orchestra, rencananya Maksim akan membawakan karya Sergei Rachmaninov Piano Concerto No.2 dan Bohemian Rhapsody. Ditutup dengan beberapa lagu dari album-album milik Maksim.

So buat kamu yang sudah punya tiket, jangan lupa konser dimulai puku 20.00 Wib. Bagi yang belum punya tiket, harga tiket berkisar antara 600 ribu (VVIP), 450 ribu (VIP) serta 250 ribu (tribune).

Sekedar info, tahun lalu penjualan tiket Maksim sold out, padahal banyak penggemar yang ingin menyaksikan kebolehannya.